L O A D I N G

HRD

LeMMI4.0 > HRD

Lean MONOZUKURI

Guna mewujudkan sistem produksi yang benar-benar kompetitif dan selangkah lebih maju, ditengah-tengah semakin meningkatnya reformasi kegiatan produksi dan suplai di era global IR4 (Industri 4.0), maka membangun basis produksi yang kokoh dengan mengenalkan dan memanfaatkan teknologi IR4 berdasarkan struktur produksi yang kompetitif, dan bukan menerapkan teknologi IR4 secara terburu-buru adalah merupakan hal yang penting di dalam  kegiatan produksi yang berkelanjutan.

Di Indonesia, kami telah merealisasikan LeMMI4.0 (Lean MONOZUKURI Making Indonesia4.0), yang menggabungkan teknologi IR4 dengan MONOZUKURI (sistem produksi lean ala Jepang) sebagai dasar struktur produksi, dan mewujudkan MI4.0 yang bertujuan untuk menguatkan daya saing manufaktur secara global.

Di dalam LeMMI4.0, SDM ambidextrous yang memiliki keseimbangan bagus terkait pengoperasian lean di genba, skil engineering, dan skil memanfaatkan teknologi digital untuk memolesnya, dimana realisasi ke semuanya ini menjadi kata kunci, dan kami akan membuka training untuk tujuan tersebut. Training kali ini bertujuan untuk menyiapkan SDM yang akan menjadi trainee LeMMI4.0, dengan kurikulum berisikan poin-poin MONOZUKURI seperti Lean Maintenance, Lean Automation, Lean Maintenance, IoT, dan Digital Simulation, yang dibangun melalui metode pelatihan praktis diperkuat latihan-latihan, sehingga dapat menghasilkan SDM yang bermotivasi tinggi dan mampu bersaing cepat.

Selain itu, instruktur di masing-masing kurikulum diisi oleh orang-orang yang kompeten dan ahli dari Indonesia dan Jepang, yang akan menyampaikan pendidikan berkualitas tinggi.

Lean Automation

Lean Automation is a high-efficiency automated production system that repeatedly practices “automation utilizing GENBA technology and know-how” based on “thorough improvement of GENBA” by Lean Manufacturing.

For the acceleration of Lean Automation, it is effective to use Low Cost Automation (LCA) to increase machine time and increase productivity. LCA is a concept that quickly develop low-cost “Jigs”, “KARAKURI”, “simple equipment”, etc. that can make the most of human’s abilities based on the idea of Lean production system.

The purpose of this course is to understand the essence of LCA and to acquire basic knowledge to promote LCA improvement. In addition, we aim to acquire the skills to produce LCA from the user’s point of view.

KARAKURI

LCA

GENBA using LCA

Digital Engineering for Lean Manufacturing & CPS

Di tengah tuntutan efisiensi dan peningkatan presisi kerja di pabrik manufaktur dan tempat kerja logistik, adalah penting untuk memasukkan monozukuri strategis ke dalam aktivitas perusahaan, dan pengembangan SDM yang dapat merancang sistem produksi untuk tujuan itu menjadi isu penting.

Di dalam training LeMMI4.0, kami mendukung peningkatan teknologi engineering sektor manufaktur, melalui penyebaran pengetahuan tentang teknologi manajemen dengan memanfaatkan simulasi produksi, yang bertujuan mengembangkan SDM yang mampu merancang sistem produksi berdasarkan strategi produksi. Di sini, kami ingin menuju tercapainya penguatan kemampuan organisasi, inovasi di tempat kerja, selain dari mempelajari desain sistem produksi.

Pada training ini, Prof. Yoshiro Fukuda, yang merupakan salah satu trainee top class di Jepang dalam TPM dan manajemen fasilitas, akan menjadi instruktur untuk mempelajari Lean Maintenance dan pendekatan penerapannya.

Dalam training ini, akan belajar bagaimana mewujudkan Lean Manufacturing dengan merancang berbagai sistem produksi dan menjalankannya secara virtual menggunakan simulator produksi GD.findi.

Lean Maintenance & IoT

Di pabrik manufaktur dan tempat kerja distribusi, dituntut adanya efisiensi dan peningkatan presisi kerja di dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Lean Maintenance adalah aktivitas menemukan loss dalam pekerjaan sehari-hari, memvisualisasikan, memperbaiki, dan mewujudkan “zero kecelakaan, zero cacat”.

Pada kursus LeMMI4.0, kita dapat mempelajari pola pikir mendasar Lean Maintenance, struktur loss dan OEE, serta visualisasi loss dan IOT. Kami juga mendukung diperolehnya teknologi dan pengetahuan yang dapat mengarah pada kaizen melalui visualisasi memakai IOT seperti sensor dan perangkat komunikasi dan lainnya, selain dari mengenali loss yang ada dalam pekerjaan sehari-hari di tempat kerja.

Di sini, kami berkeinginan mengarahkan ke inovasi di tempat kerja, selain dari mempelajari konsistensi kaizen terkait produktivitas di tempat kerja. Pada training ini, Prof. Yoshiro Fukuda, yang merupakan salah satu trainee top class di Jepang dalam TPM dan manajemen fasilitas, akan menjadi instruktur untuk mempelajari Lean Maintenance dan pendekatan penerapannya.

Selain itu akan belajar bagaimana mewujudkan Lean Maintenance melalui latihan memvisualisasikan loss yang ada pada pekerjaan sehari-hari memanfaatkan mesin karakuri FUSO, Mc-Frame Be-Eng, sensor Omron dan lainnya.

Digital Engineering untuk mewujudkan Lean Manufacturing

Klasifikasi teknologi
Teknologi untuk memproduksi sesuatu (Teknologi unik seperti pengolahan, perakitan dll)
Teknologi manajemen produksi (Teknologi manajemen seperti QCD dll)

Putar rantai dengan cepat, melakukan lean manufacturing ⇒ Digitalisasi ⇒ Digital Engineering (mengelola aliran secara digital)

Digital Engineering mempercepat lean manufacturing